Epoxy

Epoxy adalah cat pelapis akhir pada permukaan lantai atau dinding, yang biasa digunakan pada industri, rumah sakit, basement parkir dan tempat lain.


Apa Masalah Umum Aplikasi Cat Epoxy?


Tentu saja ada hal-hal yang harus dihindari ketika mengaplikasikan cat ini. Sebab bila tidak akan muncul gangguan-gangguan yang menyebabkan hasil finishing tak seperti yang kita harapkan. Dua contoh kegagalan aplikasi cat ini bisa terjadi bila:

Media dasar lembab atau memiliki potensi mengeluarkan kelembaban. Contohnya, aplikasi epoxy di atas lantai yang kurang bagus. Lantai bisa saja mengembun yang kemudian menyebabkan hasil akhir finishing kurang sempurna (ada gelembung-gelembung udara).

Media dan lingkungan berbeda. Masalah ini bisa menyebabkan hasil finishing mengandung debu. Kadang kala debu-debu akan terkonsentrasi di satu titik atau malah menyebar merata menyebabkan bintik-bintik dan permukaan yang kurang halus atau rata.


Keunggulan dari lantai yang dilapisi epoxy adalah bersih ,tidak ada sambungan nat (rawan menyimpan kotoroan), finish mengkilap, tahan terhadap benturan ataupun kimia rumah tangga. 


Epoxy juga memenuhi standar ISO pada perusahaan yang menyebutkan bahwa lantai harus mudah dibersihkan.


Karena ketahanannya yang begitu kuat, epoxy dapat digunakan untuk melapisi berbagai material seperti logam, kayu, baja, lantai beton,plastik hingga kaca. Oleh karenanya, Cat Epoxy saat ini banyak diminati dan menjadi trend untuk kebutuhan perkantoran, rumah, restoran dan juga cat kolam. Selain ketahanannya yang cukup baik, proses aplikasi dan biaya perawatan lantai dengan cat epoxy pun cukup mudah dan tidak membutuhkan biaya yang besar.